Dari Green Economy Menuju Prophetic Economy: Pengembangan Indeks Keberlanjutan Ekonomi Islam Berbasis Maqashid Al-Syariah
DOI:
https://doi.org/10.59729/e36j1w72Keywords:
green economy, prophetic economy, maqashid al-syariah, sustainability index, Islamic economicsAbstract
Paradigma ekonomi hijau telah menjadi respons kebijakan utama terhadap krisis iklim global dan degradasi ekologi, namun kerangka ini sering dikritik karena tetap bersifat antroposentris dan sebagian besar tidak memiliki substansi etika-spiritual. Artikel ini mengusulkan pergeseran epistemologis dari ekonomi hijau menuju ekonomi kenabian, sebuah model ekonomi yang menempatkan nilai-nilai kenabian dan maqashid al-syariah sebagai dasar keberlanjutan yang lebih holistik. Dengan menggunakan desain metode campuran berurutan yang menggabungkan studi Delphi dua putaran yang melibatkan dua puluh satu ahli ekonomi Islam dengan Analytical Hierarchy Process (AHP), studi ini mengembangkan Indeks Keberlanjutan Ekonomi Islam (IESI) yang dibangun di atas enam dimensi maqashid: hifz al-din, hifz al-nafs, hifz al-aql, hifz al-nasl, hifz al-mal, dan hifz al-bi'ah. Pengujian data sekunder lintas sektor menunjukkan bahwa IESI menangkap dimensi spiritual, distributif, dan antargenerasi yang sebagian besar tidak ada dalam indeks ekonomi hijau konvensional, dengan skor tertinggi tercatat untuk hifz al-din (72,4) dan hifz al-mal (70,2), serta skor yang relatif tertinggal untuk hifz al-bi'ah (58,9), menunjukkan adanya kesenjangan implementasi ekologi yang persisten dalam praktik ekonomi syariah nasional. Temuan ini menegaskan bahwa keberlanjutan ekonomi tidak dapat direduksi menjadi masalah teknis-lingkungan semata, melainkan harus diintegrasikan dalam kerangka nilai yang lebih komprehensif, memberikan instrumen pengukuran baru dan wacana yang lebih kaya tentang ketahanan ekonomi dan geopolitik Indonesia yang berlandaskan studi Islam.
Downloads
Published
Issue
Section
License
Copyright (c) 2024 Muammar Zulfiqri, Arief Rahman Hakim, Afried Lazuardi

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.






